Langkah Awal Memulai UMKM Pemula ala Anak Muda Pulaupeunasue

Pulang ke Pulaupeunasue dua tahun lalu jadi titik balik. Saya memutuskan berhenti kerja di kota, dompet tinggal receh, tapi pengen punya usaha sendiri. Modal awal cuma lima puluh ribu rupiah. Mulai jualan keripik pisang buatan tetangga lewat WhatsApp – target pasar satu RT doang. Nggak muluk-muluk. Ternyata dari situ saya belajar bahwa memulai UMKM itu soal keberanian mencoba, bukan soal uang banyak. Kalau Anda saat ini masih ragu mau mulai usaha kecil, saya mau bagi tiga hal yang saya alami langsung.
Tiga Hal yang Perlu Disiapkan Sebelum Memulai UMKM
Pertama, tentukan produk yang benar-benar Anda pahami. Saya dulu suka bingung bangeet mau jual apa. Akhirnya pilih keripik pisang karena saya tahu rasa yang disukai tetangga, dan saya bisa ngontrol kualitasnya. UMKM pemula sering gagal karena terlalu ambisius ambil produk yang nggak dikuasai. Mulailah dari barang atau jasa yang sudah Anda kenal sehari-hari.
Kedua, urus izin usaha. Ini sering diabaikan. Padahal di Pulaupeunasue, mengurus NIB lewat OSS bisa selesai dalam seharian tanpa biaya. Saya buktikan sendiri. Dengan izin resmi, UMKM bisa ikut pameran di kecamatan atau dapet pendampingan dari dinas setempat.
Ketiga, kelola uang dengan disiplin. Pisahkan uang pribadi dan uang usaha sejak hari pertama. Saya bikin buku catatan pemasukan pengeluaran pake aplikasi gratis di ponsel. Nggak perlu rumit, yang penting konsisten Beberapa pertimbangan tambahan di umkm modal kecil.
Satu hal lagi yang sering saya denger dari teman-teman sesama pebisnis pemula: takut rugi. Rugi itu wajar, asal kecil dan segera diperbaiki. Saya pernah rugi dua puluh ribu karena keripik terlalu asin. Setelah itu saya minta saran tetangga langsung, lalu ubah resep. Justru dari situ pelanggan jadi percaya karena saya denger masukan mereka. Kalau ingin tahu lebih banyak tentang jenis-jenis usaha kecil yang cocok untuk pemula, Anda bisa baca halaman Wikipedia tentang Usaha Mikro Kecil dan Menengah.
Setelah hampir tiga tahun berjalan, usaha saya sekarang sudah punya tiga pekerja paruh waktu dan rutin kirim ke luar kota. Saya nggak bilang sukses besar, tapi setidaknya saya nggak perlu lagi khawatir boncos tiap bulan. Kalau Anda masih ragu, ingat: semua pemula mulai dari satu langkah kecil. Saya memulainya dari lima puluh ribu dan satu grup WA. Nggak perlu menunggu sempurna, yang penting jalan dulu.
Bahan bacaan: sumber resmi